Ini Pesan Ketua PW Ansor Jabar di Rakorcab II GP Ansor Kota Bogor

Gelaran Rakorcab II GP Ansor Kota Bogor, Jum’at (9/8) dihadiri banyak tokoh di Kota Hujan. Mulai dari Kabag Kesra Kota Bogor yang mewakili Walikota, Ketua PCNU Kota Bogor, Pendiri Ansor Kota Bogor, para mantan ketua, Ketua Dewan Penasehat Ansor tokoh lintas agama, hingga para ketua partai dan ormas se-Kota Bogor.

Pada kesempatan tersebut hadir pula Ketua PW GP Ansor Jawa Barat Kota Bogor, KH Deni Ahmad Haidar. Secara khusus Deni memberikan arahan dan pesan-pesan penting kepada seluruh pengurus GP Ansor dan Banser, baik dari tingkat cabang, anak cabang, maupun ranting.

Deni berpesan, pertama, filosofi Ansor itu sama seperti kaum Ansornya di masa Rasulullah. Kala itu Ansor menolong kaum muhajirin yang berhijran dari Makkah ke Madinah. Untuk itu sebagai pengurus Ansor harus siap berkhidmat dan menolong orang-orang yang tertindas. “Maka kalau sebagai pengurus harus siap berkorban segalanya, jangan mengandalkan senior atau lainnya,” sindir Deni.

Pesan kedua, Ketua PW yang didampingi Ketua Wanhat Zainul Mutaqin mengingatkan bahwa NU itu organisasi yang didirikan para ulama. Ketika seorang pemuda berkhidmat di NU melalui salah satu badan otonomnya yaitu GP Ansor, maka sejatinya sedang berusaha menjadi santrinya para ulama. “Kalau mau mengandalkan amal, kita tidak ada apa-apanya. Tapi jika kita diaku sebagai santrinya Hadhratusy Syaikh Hasyim Asy’ari, setidaknya itu membuat kita bahagia,” tambahnya.

Sementara itu, pesan ketiganya Deni mengingatkan bahwa GP Ansor melalui kesempatan seperti Rakorcab itu harus melahirkan program dan kebijakan yang bisa bermanfaat untuk umat. Pihaknya menyebutkan bahwa di Ansor banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan bersama pihak-pihak terkait di lingkungan Kota Bogor.

“Di Ansor ada Barisan Ansor Serbaguna (Banser) yang bersiap sedia membantu umat dalam kondisi apapun termasuk tanggap bencana, adapula Majlis Dzikir & Sholawat (MDS) Rijalul Ansor yang merupakan kumpulan ajengan muda Ansor. Bahkan saat ini ditambah dengan adanya LBH Ansor dan BAANAR (Badan Ansor Anti Narkoba). Ini luar biasa. Maka silakan kembangkan potensi-potensi ini dan implementasikan melalui program nyata,” imbuh Deni.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *